SPKLU PLN UID Jatim Dorong Gaya Hidup Hijau Saat Nataru Kendaraan Listrik Jawa Timur Bersih Modern Terpercaya Profesional Siaga Optimal Andal Handal Prima Unggul Tangguh Stabil.

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:04:52 WIB

JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kenaikan ini sejalan dengan semakin tingginya mobilitas masyarakat yang memilih kendaraan listrik sebagai sarana perjalanan jarak dekat maupun jauh. Untuk memastikan layanan optimal, PLN UID Jawa Timur mengoperasikan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 lokasi strategis di seluruh wilayah Jawa Timur, didukung personel siaga selama 24 jam penuh.

Berdasarkan data operasional, transaksi pengisian daya selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 13.108 transaksi. Angka tersebut menunjukkan lonjakan lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari normal, serta meningkat sebesar 254,3 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik yang terus diperkuat PLN.

Garis Bawah Sendiri

Lonjakan Transaksi SPKLU Selama Periode Nataru

Peningkatan transaksi SPKLU menjadi indikator bahwa ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur berkembang pesat. Selama arus libur Nataru, jalur utama antarkota, kawasan wisata, rest area, hingga pusat perbelanjaan menjadi titik dengan tingkat kunjungan SPKLU tertinggi. Kondisi ini menunjukkan kendaraan listrik kini tidak hanya digunakan untuk aktivitas harian di dalam kota, tetapi juga mulai diandalkan untuk perjalanan jarak jauh.

PLN UID Jawa Timur menyiagakan petugas teknis di setiap lokasi SPKLU untuk memastikan pengisian daya berjalan lancar. Kehadiran personel di lapangan membantu pengguna mendapatkan layanan cepat apabila menghadapi kendala teknis. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memberikan rasa aman bagi pengguna kendaraan listrik, khususnya bagi pemudik yang menempuh perjalanan panjang selama musim liburan.

Tingginya angka transaksi juga memberikan sinyal positif bagi pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Dengan infrastruktur yang semakin luas dan mudah diakses, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk beralih ke moda transportasi ramah lingkungan. PLN UID Jawa Timur terus berupaya menjaga kesiapan jaringan listrik agar seluruh fasilitas SPKLU dapat beroperasi optimal tanpa gangguan.

Konsumsi Daya Meningkat Seiring Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Sejalan dengan lonjakan transaksi, konsumsi energi listrik yang tersalurkan ke SPKLU juga mengalami peningkatan signifikan. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa total energi yang digunakan untuk pengisian kendaraan listrik selama periode Nataru mencapai 322.555 kWh. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya intensitas penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

Menurut Ahmad, peningkatan konsumsi daya ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin mengandalkan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi utama. PLN UID Jawa Timur memastikan pasokan listrik yang andal agar kebutuhan pengisian daya dapat terpenuhi tanpa kendala, terutama saat lonjakan permintaan pada musim liburan.

Upaya menjaga stabilitas pasokan dilakukan melalui penguatan sistem distribusi, pemantauan beban secara real time, serta kesiapan tim operasional di lapangan. Dengan strategi tersebut, layanan pengisian daya kendaraan listrik tetap terjaga, sekalipun arus perjalanan meningkat tajam selama libur panjang Nataru.

Penguatan Infrastruktur SPKLU di Berbagai Titik Strategis

Untuk mengantisipasi pertumbuhan pengguna kendaraan listrik, PLN UID Jawa Timur terus memperkuat infrastruktur SPKLU di berbagai lokasi strategis. Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya yang memiliki kapasitas pengisian lebih besar dan fasilitas pendukung yang lebih lengkap dibandingkan SPKLU reguler.

Selain itu, PLN UID Jawa Timur juga menyiapkan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency. Kehadiran fasilitas ini bertujuan mengurangi potensi antrean panjang serta memberikan solusi cepat jika terjadi kepadatan di titik tertentu. Penempatan unit mobile dilakukan secara fleksibel mengikuti pola arus kendaraan selama masa liburan.

Dengan kombinasi SPKLU permanen, SPKLU Center, serta unit mobile dan emergency, jaringan pengisian daya menjadi lebih adaptif terhadap lonjakan kebutuhan. Strategi ini dirancang agar pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.

Personel Siaga dan Layanan Operasional Dua Puluh Empat Jam

Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan SPKLU selama periode Nataru. PLN UID Jawa Timur menempatkan personel siaga di seluruh lokasi SPKLU untuk memantau kondisi peralatan, membantu pengguna, serta melakukan penanganan cepat apabila terjadi gangguan teknis.

Petugas yang bertugas tidak hanya memastikan operasional berjalan lancar, tetapi juga memberikan panduan kepada pengguna baru kendaraan listrik. Pendampingan ini membantu meningkatkan rasa percaya diri masyarakat dalam menggunakan layanan pengisian daya publik.

Koordinasi antarunit kerja juga diperkuat selama masa siaga Nataru. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi normal. Dengan kesiapan personel dan sistem pendukung, potensi gangguan dapat diminimalkan sehingga layanan pengisian daya tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Optimalisasi Aplikasi PLN Mobile untuk Kemudahan Pengguna

Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN UID Jawa Timur juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur AntreEV dan Trip Planner yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama perjalanan.

Fitur AntreEV memungkinkan pengguna mendapatkan nomor antrean secara digital sebelum tiba di lokasi SPKLU. Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu menunggu lama di area pengisian daya. Selama menunggu giliran, pengguna dapat beristirahat di lokasi terdekat, sehingga area SPKLU tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Sementara itu, fitur Trip Planner membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan lebih efisien. Pengguna cukup memasukkan titik keberangkatan dan tujuan, kemudian aplikasi akan merekomendasikan lokasi SPKLU yang dapat disinggahi sepanjang rute. Fitur ini memberikan kepastian bagi pengguna kendaraan listrik dalam mengatur strategi pengisian daya selama perjalanan jarak jauh.

Dengan dukungan infrastruktur SPKLU yang luas, personel siaga di lapangan, serta inovasi layanan digital melalui PLN Mobile, masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan libur Nataru dengan lebih nyaman, aman, dan terencana tanpa hambatan berarti sepanjang rute perjalanan.

Terkini